Rakernas IV, LDTQN Menuju Organisasi Yang Maju, Tertib, dan Adaptif
Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti Aula MTs. Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya pada Jumat pagi, 9 Mei 2025. Para pengurus LDTQN dari tingkat pusat hingga daerah, serta tamu undangan dari berbagai penjuru tanah air bahkan luar negeri, berkumpul dalam momen penting: Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV Lembaga Dakwah TQN (LDTQN) Pondok Pesantren Suryalaya.
Rakernas kali ini bukan sekadar agenda rutin tahunan. Ia menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah, memperkuat sinergi, serta menetapkan arah kebijakan organisasi ke depan, sejalan dengan nilai-nilai ajaran Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah (TQN) Suryalaya. Dengan mengusung tema “Peningkatan Kinerja Menuju Suryalaya yang Maju, Tertib, dan Adaptif”.
Beberapa agenda penting dalam Rakernas ini antara lain: penetapan kebijakan umum program kerja utama LDTQN, sosialisasi peraturan organisasi, serta upaya menyukseskan Milad ke-120 Pondok Pesantren Suryalaya.
Rakernas IV dibuka langsung oleh Pembina LDTQN sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Suryalaya, KH. Akhmad Masykur Firdaus Arifin, S.I.Kom. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kesetiaan terhadap ajaran para Guru Mursyid serta peneguhan khidmat dalam melestarikan nilai-nilai TQN. “LDTQN adalah ujung tombak syiar dan dakwah TQN, dan setiap pengurusnya wajib sami‘na wa atha‘na kepada Tanbih, maklumat, ajaran, pedoman, arahan, dan bimbingan yang dicontohkan para Guru Mursyid,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum LDTQN, Dr. Muhamad Kodir, M.Si., menegaskan bahwa Rakernas ini merupakan forum penting untuk menyatukan arah gerak dakwah dan menyegarkan semangat perjuangan. “Rakernas bukan sekadar rutinitas, tapi momen untuk memperkuat koordinasi dan memperjelas strategi dakwah dalam membumikan nilai-nilai TQN Suryalaya yang termuat dalam Tanbih” ujarnya.
Doktor Kodir juga memaparkan dua tujuan utama Rakernas: pertama, penguatan organisasi LDTQN di seluruh tingkatan agar mampu merespons tantangan zaman tanpa kehilangan semangat mujahadah dan khidmat; kedua, sosialisasi program kerja yang bersumber dari nilai-nilai ajaran TQN Suryalaya, kebutuhan para ikhwan, serta arahan langsung dari pimpinan pesantren. “Dengan begitu, dakwah yang kita lakukan akan lebih terstruktur dan membawa manfaat luas bagi umat, bangsa, bahkan kemanusiaan,” imbuhnya.
Rakernas kali ini juga mendorong tumbuhnya sinergi antara pusat dan daerah, mendorong inovasi dakwah berbasis digital, sosial, dan komunitas yang tetap berpijak pada Tanbih, serta evaluasi program infak bulanan. Ini membuktikan bahwa LDTQN bukan hanya menjaga warisan spiritual, tetapi juga siap menjawab tantangan zaman modern.
Rakernas yang berlangsung khidmat namun penuh keakraban berlangsung hingga sore hari, dilanjutkan dengan kegiatan amaliah bersama di Masjid Nurul Asror. Ini menjadi simbol keseimbangan antara perencanaan strategis dan pelaksanaan spiritual dalam tradisi khas TQN Suryalaya.
Doa dan harapan pun mengiringi penutupan acara. Semoga Rakernas ini melahirkan inovasi, pembaruan, serta memperteguh eksistensi LDTQN dalam membimbing umat, sebagaimana pesan abadi dari Pangersa Abah: “Pengabdian kepada Allah harus terus ditingkatkan, baik melalui hubungan langsung dengan-Nya (hablumminallah) maupun melalui pelayanan kepada sesama manusia (hablumminannas).”
Rakernas IV ini menandai langkah penting tidak hanya dalam pengelolaan organisasi, tetapi juga sebagai tonggak perjalanan spiritual dan sosial menuju Suryalaya yang lebih maju, tertib, dan adaptif.
Berikut ini 10 Program Kerja Utama LDTQN Pontren Suryalaya Tahun 2025:
- Upgrading I & II Penyeragaman Amaliah TQN Pontren Suryalaya – Tasikmalaya
- Safari Dakwah dan Pembinaan Amaliah TQN Pontren Suryalaya – Tasikmalaya
- Pengembangan Kurikulum dan Materi Pembelajaran Tasawuf Digital
- Program Kaderisasi Kepemimpinan Dakwah TQN Pontren Suryalaya
- Pelatihan & Sertifikasi Mubaligh TQN Pontren Suryalaya
- Pengembangan Platform Dakwah Digital Terintegrasi “TQN Suryalaya Connect”
- Penguatan Jaringan Kerja Sama Strategis untuk Program Sosial-Ekonomi Umat
- Pengembangan Pusat Kegiatan Dakwah dan Pemberdayaan Umat
- Implementasi Sistem Tata Kelola Organisasi yang Transparan dan Akuntabel
- Pembentukan Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Ikhwan