Skip ke Konten

Lomba Baca Puisi Online

ia bagiku | Karya Siti Noor Assyami Laili
Ia Bagiku

Karya : Siti Noor Assyami Laili


Abah... abah... abah... abah... aku malu...

Ketika resah lingung gelisah

Penuh keluh tak paham dan lupa arah

Aku biarkan diri dijajah, rasa takut, nafsu, amarah

Merasukiku dari tiap celah

Aku sungguh gegabah


Abah... ia bukan sang raja, ia bukan pejabat tinggi negara...

Ia bagiku... Guru Mursyid mulia, Ia yang hadir bukan sekedar pencerah

Imam dan Amir yang memimpinku pulang ke jalur menuju titik pandang ke satu rumah

Tak ada marahnya yang membuat gerah

Namun tersenyum sejuk merasuk tentram hilang lelah

Nyata dihadapanku saat ia penuh mahabbah, tunjukkanku bagaimana bermuhasabbah


Beres laku lampah

Buatku terarah tak sesat saat menjelajah

Tengadah bukan pongah

Menunduk bukan takluk tertusuk berdarah

Ia buatku paham makna Inabah itu proses indah bangkit dari titik terendah

Ibadah yang menghalau gundah


Ia yang melingkupi dengan barokah dan karomah

Ia yang diamnya tak berarti senyap

Namun qolbu riuh santun salam sapa memanggil menyebut nama Kholiqnya

Bersuara bukan ricuh, namun tegas teguh penyataan Kebesaran ALLAH Sang Maha Utama

Tafakur, Tasyakur, Tadzakur

Tafakur tidak melantur, Tasyakur tidak takabur, Tadzakur sepanjang umur


Abah Anom di cakrawala Kajembaran Rahmaniyah

Ia hadir senantiasa hangat merangkul ikhwan akhwatnya

Robithoh penyambung padanya

Ilmu amaliah amal ilmiah

Amalkan, amankan dan lestari tak punah

Metamorfosa yang sempurna tercapai sudah

di dalam Redaksi
Masuk untuk meninggalkan komentar